Prestasi Membanggakan yang Mengangkat Martabat PTKIN di Tingkat Nasional
Sukoharjo, 19 Juni 2025 —
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali membuktikan dirinya sebagai kampus transformatif dengan visi global. Sebanyak 10 Guru Besar dari kampus ini secara resmi ditetapkan sebagai Asesor Nasional Kenaikan Jabatan Akademik Dosen oleh Direktur Jenderal, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Penetapan ini bukan sekadar prestasi personal, tetapi merupakan lompatan strategis yang menegaskan posisi UIN Raden Mas Said sebagai pusat keunggulan keilmuan Islam sekaligus aktor utama dalam ekosistem kebijakan akademik nasional.
"Ini bukan hanya prestasi personal, tetapi bukti nyata bahwa UIN Raden Mas Said memiliki sumber daya manusia unggul yang diakui secara nasional. Kita berbicara tentang kualitas, integritas, dan kontribusi strategis bagi masa depan pendidikan tinggi Indonesia," tegas Prof. Dr. H. Muhammad Munadi, S.Pd., M.Pd., salah satu Guru Besar terpilih dari UIN RMS.
Sebagai Asesor Nasional, para Guru Besar ini akan memegang peran strategis dalam proses penilaian dan validasi jabatan akademik dosen lintas perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Hal ini menandai bahwa UIN Raden Mas Said kini turut mengawal masa depan akademik bangsa.
10 Guru Besar UIN Raden Mas Said yang Resmi Menjadi Asesor Nasional:
Prof. Dr. H. Sujito, M.Pd.
Prof. Dr. H. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd.
Prof. Dr. H. Muhammad Munadi, S.Pd., M.Pd.
Prof. Dr. H. Moh. Abdul Kholiq Hasan, M.A., M.Ed.
Prof. Dr. Islah Gusmian, S.Ag., M.Ag.
Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd.
Prof. Dr. Fitri Wulandari, M.Si.
Prof. Dr. H. Giyoto, Drs., M.Hum.
Prof. Dr. Imam Mujahid, S.Ag., M.Pd.
Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd.
Implikasi Nasional:
Capaian ini menunjukkan bahwa PTKIN kini hadir sebagai penentu arah kebijakan strategis nasional. Peran aktif para Guru Besar UIN RMS sebagai Asesor Nasional akan memperkuat sistem penjaminan mutu, tata kelola akademik, serta pembangunan kapasitas SDM dosen secara lebih luas.
Citra UIN Raden Mas Said sebagai Quantum Smart Campus—kampus berbasis inovasi, integrasi keilmuan, dan teknologi masa depan—semakin kokoh di mata publik.
"Kami berharap capaian ini menjadi titik tolak semangat baru bagi seluruh sivitas akademika, terutama para dosen muda, untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, dan berkontribusi nyata bagi negeri," tambah salah satu Guru Besar UIN RMS.
Kampus Smart, PTKIN Hebat, Indonesia Bermartabat!
Tim TIPD UIN Raden Mas Said Surakarta — Melaju Menuju Quantum Smart Campus 2034.